Malam itu aku terpaku melihat apa yang jelas terpampang di depan mataku,
Entah debu apa yang menutupi mataku selama ini, atau apakah karena masih bekunya hatiku,
Aku tak tau…
Satu yang pasti,
Aku terpaku…
Melihat sosoknya didepanku…
Bagaimana tingkahnya di malam itu…
Sandaran yang seharusnya untukku, kau baringkan ke tempat itu
Entah sebagai teman atau sahabat, ataupun sebagai yang special yang telah menggantikan posisiku dihatimu…
Aku tidak mau ambil pusing,
Yang jelas aku berharap apa yang kamu lakukan itu akan sama seperti aku
Oh.. apa jangan-jangan kamu telah sukses mencontoh perilakuku selama ini??
Hmm…itu sifat jelek aku, kenapa kamu tiru?!
Akhirnya aku tau rasa itu,
Aku tidak tau bagaimana mendeskripsikannya,
Sakit? Tidak juga… Lebih seperti kaget dan terpaku…
Yang kemudian disusul pertanyaan, apakah rasamu masih ada??
Hmmm…
Giliranku sekarang …
Aku tidak tau harus bagaimana menghadapi rasa itu…
Ternyata rasa itu ada dalam diriku…
Yang seharusnya lebih jauh tergali, semakin hari semakin dalam..
Tapi…
Keegoisanku,, Tingginya egoku,, Malunya hatiku…
Masih hingga detik ini menggelayuti diriku
Mengukung kebebasan berekspresiku kepadamu…
Satu hal yang aku harapkan…
Semoga rasamu tetap ada selagi aku menggali rasa ini…
Aku harap rasamu akan menjadi rasaku…
Segera…………
240110_12.36WIB

0 komentar:
Posting Komentar